Kembali ke Artikel

Plafon Rumah: Gypsum, PVC, atau Kalsiboard? Mana yang Terbaik?

Plafon bukan sekadar penutup rangka atap. Pilihan material plafon menentukan suhu ruangan, estetika, dan biaya perawatan jangka panjang. Jangan salah pasang gypsum di teras luar!

Desain Drop Ceiling Gypsum dengan Lampu LED

Plafon Gypsum memungkinkan desain Drop Ceiling (bertingkat) yang mewah dengan permainan cahaya lampu tersembunyi (hidden lamp).

Banyak pemilik rumah bingung saat tahap finishing plafon. Tukang A menyarankan PVC karena anti air, Tukang B menyarankan Gypsum karena lebih rapi. Mana yang harus diikuti?

Jawabannya: Tergantung Lokasi Pemasangannya. Tidak ada satu material yang sempurna untuk semua ruangan. Mari kita bedah karakteristik tiga material plafon paling populer di Indonesia.

1. Plafon Gypsum (The King of Interior)

Ini adalah standar perumahan modern. Terbuat dari batuan sedimen kalsium sulfat yang dilapisi kertas tebal.

Kelebihan:

Kekurangan:

Rekomendasi Penggunaan

Gunakan Gypsum untuk Ruang Tamu, Kamar Tidur, dan Ruang Keluarga. Estetikanya tidak terkalahkan.

2. Plafon PVC (Polyvinyl Chloride)

Terbuat dari bahan plastik polimer, mirip dengan bahan pipa air tapi berbentuk lembaran berongga.

Kelebihan:

Kekurangan:

Rekomendasi Penggunaan

Gunakan PVC untuk Garasi, Dapur Kotor, atau Rumah di area rawan bocor/rayap.

3. Plafon GRC / Kalsiboard (Semen Fiber)

Papan semen yang diperkuat serat selulosa (bebas asbes). Karakteristiknya mirip beton tapi tipis.

Kelebihan:

Kekurangan:

Rekomendasi Penggunaan

Gunakan GRC untuk Teras Luar (Overstek), Kamar Mandi, dan Area Semi-Outdoor.

Tabel Perbandingan Biaya & Fitur

Fitur Gypsum PVC GRC/Kalsi
Tampilan Mulus Mewah Bergaris (Nut) Rata (Rawan Retak)
Ketahanan Air Rendah Sangat Tinggi Tinggi
Finishing Perlu Cat Tanpa Cat Perlu Cat
Harga Menengah Mahal (Premium) Murah

Tren Desain Plafon 2025

Jangan biarkan plafon Anda datar membosankan. Berikut tren yang dikerjakan tim desain kami:

  1. Drop Ceiling dengan Hidden Lamp: Membuat celah di pinggir plafon untuk menyembunyikan lampu LED strip. Cahaya berpendar (indirect lighting) menciptakan suasana hangat dan mewah.
  2. Shadow Line (Tali Air): Memberi jarak 1-2 cm antara plafon dan dinding. Membuat plafon terlihat "melayang" dan mencegah retak sudut akibat pergerakan bangunan.
  3. Mainhole Akses: Wajib membuat pintu kontrol (60x60 cm) untuk akses perbaikan instalasi listrik atau atap di masa depan tanpa merusak plafon.

Ingin Plafon Mewah seperti Hotel?

Pemasangan plafon butuh kerapian tingkat tinggi. Sambungan yang tidak rata akan terlihat jelek saat disorot lampu. Batara Creative Construction memiliki tim spesialis gypsum yang ahli membuat Drop Ceiling presisi, profil klasik, hingga instalasi pencahayaan tersembunyi.

Hubungi Kami Sekarang

Kesimpulan

Untuk interior ruang utama, Gypsum tetap menjadi pilihan terbaik karena kemewahannya. Untuk area servis atau yang rawan bocor, beralihlah ke PVC. Untuk area luar yang kena angin dan tampias, GRC adalah pelindung terbaik.

Bagikan Artikel Ini